Berdoa memohon ampunan. Gambar: Freepik
Assalamualaikum wr wb.
Marilah kita panjatkan puja dan puji syukur kehadirat Allah Swt yang telah memberikan kita kesempatan untuk memperbaiki diri dengan memohon ampunanNya dan berbuat kebajikan. Mudah mudahan kita tergolong orang orang yang di ampuni.
Astaghfirlahaladzim, astaghfirlahaladzim, astaghfirlahaladzim.
Shalawat dan salam kepada junjungan nabi besar Muhammad Saw yang telah menyerukan firman Allah Swt kepada umat manusia.
Allahummashalli ala muhammad, wa ala ali sayyidina muhammad.
Tak bosan-bosannya saya berwasiat kepada diri saya sendiri dan juga kepada pembaca sekalian, marilah kita bertakwa kepada Allah Swt dengan keyakinan yang kuat tanpa ada keraguan. Mudah mudahan ketakwaan kita menjadi ketulusan kita mengabdi kepada Allah Swt.
Artikel kali ini saya mengusung judul
Keutamaan Istighfar (Dampak baik beristighfar).
Tujuannya adalah agar kita mengetahui maksud dari beristighfar.
Manusia ini tidak luput dari salah dan dosa, termasuk nabi Muhammad Saw. Apabila nabi Muhammad dikatakan orang suci dan tidak punya dosa, maka perintah untuk beristighfar dari Allah Swt tidak akan ada.
Meskipun nabi Muhammad adalah seorang rasul, nabi Muhammad masih tetap diperintahkan Allah untuk beristighfar. Apalagi kita bukan rasul yang sering berbuat dosa, seharusnya kita yang jauh lebih sering beristighfar memohon ampunan Allah daripada istighfar yang dilakukan nabi Muhammad.
Nabi Muhammad dan manusia seluruhnya Allah tuntun hidupnya ke jalan yang benar/lurus dengan firman-firmanNya. Istighfar adalah perintah Allah yang justru sangat baik dampaknya bagi manusia sebagaimana firman Allah sebagai berikut:
Surat Nuh ayat 10-12
فَقُلۡتُ اسۡتَغۡفِرُوۡا رَبَّكُمۡؕ اِنَّهٗ كَانَ غَفَّارًا ﴿١٠﴾
maka aku berkata (kepada mereka), "Mohonlah ampunan kepada Tuhanmu, sungguh, Dia Maha Pengampun,
يُّرۡسِلِ السَّمَآءَ عَلَيۡكُمۡ مِّدۡرَارًا ﴿١١﴾
niscaya Dia akan menurunkan hujan yang lebat dari langit kepadamu,
وَّيُمۡدِدۡكُمۡ بِاَمۡوَالٍ وَّبَنِيۡنَ وَيَجۡعَلۡ لَّـكُمۡ جَنّٰتٍ وَّيَجۡعَلۡ لَّـكُمۡ اَنۡهٰرًا ﴿١٢﴾
dan Dia memperbanyak harta dan anak-anakmu, dan mengadakan kebun-kebun untukmu dan mengadakan sungai-sungai untukmu."
Hud (11) ayat 3
وَّاَنِ اسۡتَغۡفِرُوۡا رَبَّكُمۡ ثُمَّ تُوۡبُوۡۤا اِلَيۡهِ يُمَتِّعۡكُمۡ مَّتَاعًا حَسَنًا اِلٰٓى اَجَلٍ مُّسَمًّى وَ يُؤۡتِ كُلَّ ذِىۡ فَضۡلٍ فَضۡلَهٗ ؕ وَاِنۡ تَوَلَّوۡا فَاِنِّىۡۤ اَخَافُ عَلَيۡكُمۡ عَذَابَ يَوۡمٍ كَبِيۡرٍ ﴿٣﴾
dan hendaklah kamu memohon ampunan kepada Tuhanmu dan bertobat kepada-Nya, niscaya Dia akan memberi kenikmatan yang baik kepadamu sampai waktu yang telah ditentukan. Dan Dia akan memberikan karunia-Nya kepada setiap orang yang berbuat baik. Dan jika kamu berpaling, maka sungguh aku takut kamu akan ditimpa azab pada hari yang besar (Kiamat).
Anfal 8 ayat 33
وَمَا كَانَ اللّٰهُ لِيُعَذِّبَهُمۡ وَاَنۡتَ فِيۡهِمۡؕ وَمَا كَانَ اللّٰهُ مُعَذِّبَهُمۡ وَهُمۡ يَسۡتَغۡفِرُوۡنَ ﴿٣٣﴾
Tetapi Allah tidak akan menghukum mereka, selama engkau (Muhammad) berada di antara mereka. Dan tidaklah (pula) Allah akan menghukum mereka, sedang mereka (masih) memohon ampunan.
Ali Imran 3 ayat 14-17
زُيِّنَ لِلنَّاسِ حُبُّ الشَّهَوٰتِ مِنَ النِّسَآءِ وَالۡبَـنِيۡنَ وَالۡقَنَاطِيۡرِ الۡمُقَنۡطَرَةِ مِنَ الذَّهَبِ وَالۡفِضَّةِ وَالۡخَـيۡلِ الۡمُسَوَّمَةِ وَالۡاَنۡعَامِ وَالۡحَـرۡثِؕ ذٰ لِكَ مَتَاعُ الۡحَيٰوةِ الدُّنۡيَا ۚ وَاللّٰهُ عِنۡدَهٗ حُسۡنُ الۡمَاٰبِ ﴿١٤﴾
Dijadikan terasa indah dalam pandangan manusia cinta terhadap apa yang diinginkan, berupa perempuan-perempuan, anak-anak, harta benda yang bertumpuk dalam bentuk emas dan perak, kuda pilihan, hewan ternak, dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik.
قُلۡ اَؤُنَبِّئُكُمۡ بِخَيۡرٍ مِّنۡ ذٰ لِكُمۡؕ لِلَّذِيۡنَ اتَّقَوۡا عِنۡدَ رَبِّهِمۡ جَنّٰتٌ تَجۡرِىۡ مِنۡ تَحۡتِهَا الۡاَنۡهٰرُ خٰلِدِيۡنَ فِيۡهَا وَاَزۡوَاجٌ مُّطَهَّرَةٌ وَّرِضۡوَانٌ مِّنَ اللّٰهِؕ وَاللّٰهُ بَصِيۡرٌۢ بِالۡعِبَادِۚ ﴿١٥﴾
Katakanlah, "Maukah aku kabarkan kepadamu apa yang lebih baik dari yang demikian itu?" Bagi orang-orang yang bertakwa (tersedia) di sisi Tuhan mereka surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya, dan pasangan-pasangan yang suci, serta rida Allah. Dan Allah Maha Melihat hamba-hamba-Nya.
اَلَّذِيۡنَ يَقُوۡلُوۡنَ رَبَّنَاۤ اِنَّنَاۤ اٰمَنَّا فَاغۡفِرۡ لَنَا ذُنُوۡبَنَا وَقِنَا عَذَابَ النَّارِۚ ﴿١٦﴾
(Yaitu) orang-orang yang berdoa, "Ya Tuhan kami, kami benar-benar beriman, maka ampunilah dosa-dosa kami dan lindungilah kami dari azab neraka."
اَلصّٰــبِرِيۡنَ وَالصّٰدِقِــيۡنَ وَالۡقٰنِتِــيۡنَ وَالۡمُنۡفِقِيۡنَ وَالۡمُسۡتَغۡفِرِيۡنَ بِالۡاَسۡحَارِ ﴿١٧﴾
(Juga) orang yang sabar, orang yang benar, orang yang taat, orang yang menginfakkan hartanya, dan orang yang memohon ampunan pada waktu sebelum fajar.
Hanya dengan memohon ampun kepada Allah, Allah berikan karunia dan nikmatnya kepada manusia. Namun apabila berpaling, Allah hukum manusia dengan azab neraka dan juga di dunia.
Beristighfar memohon ampunan, beriman dan bertakwa kepada Allah adalah jalan menuju kebahagian dunia dan akhirat. Oleh karena itu saya mengajak kepada seluruh penduduk negeri ini untuk beristighfar memohon ampunanNya, beriman dan bertakwa.
Memohon ampun dan bertobat kepada Allah adalah start yang baik untuk mendapatkan nikmatNya. Dilanjutkan dengan melakukan perbuatan baik (takwa) untuk mendapatkan karuniaNya. Hal tersebut adalah perbuatan iman dan takwa yang benar, tertulis pada kitab Al Quran.
Jika seluruh penduduk negeri melakukan hal tersebut, niscaya Allah akan rahmati negeri ini dan memberikan karuniaNya kepada penduduknya. Namun apabila penduduknya tidak melakukannya (berpaling), Allah azab penduduknya yang berdosa di dunia dan di akhirat. Hal ini sudah ditegaskan dalam firmanNya di atas.
Itulah dasyatnya kebaikan istighfar dan hukumanNya bagi yang berpaling. Oleh karena itu mohon ampunlah kepada Allah dan bertobat untuk tidak melakukan kejahatan dan dosa lainnya dengan mengganti melakukan perbuatan yang baik (takwa). Hal ini harus dilakukan oleh semua penduduk tak terkecuali pejabat eksekutif, legislatif, dan yudikatif negara ini. Jika bukan takwa yang dikerjakan, apalagi kalau bukan kejahatan? Sudah pasti kejahatan yang dilakukannya.
Memohon ampun kepada Allah pagi hingga petang pada sholat lima waktu adalah penting untuk mendekatkan diri dan menyembahNya. Karena Allah adalah Tuhan yang menciptakan seluruh alam semesta ini. Kita sebagai makhluk ciptaanNya diperintahkan untuk menurutiNya dan tidak membangkangNya. Apabila kita menurutiNya, kebaikanlah yang kita terima. Apabila kita membangkang dan berpaling, hukumanlah yang diterima.
Istighfar terlihat sepele tapi dampaknya luar biasa. Istighfar bukan hanya sekedar urusan individu dengan Allah, tetapi sudah merupakan urusan penduduk dengan Allah. Mengajak dan mengingatkan seluruh penduduk untuk beristighfar, beriman, dan bertakwa adalah wajib. Dampak baiknya bukan hanya saja untuk individu, tetapi untuk seluruh penduduk.
Sebagai penutup, marilah kita berdoa kepada Allah Swt agar seluruh penduduk negeri ini termasuk pejabat eksekutif, legislatif, dan yudikatif untuk segera bertobat dan memohon ampunanNya sehingga rahmat, keberkahan, nikmat dan karuniaNya dilimpahkan kepada penduduk negeri ini.
Ya Tuhan kami, janganlah Engkau condongkan hati kami kepada kesesatan setelah engkau berikan petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi-Mu, sesungguhnya Engkau Maha Pemberi.
Ya Allah ya Tuhanku. Ampunilah dosaku, belas kasihinilah aku, cukupkanlah segala kekuranganku, angkatlah derajatku, berilah rezeki kepadaku, berilah aku petunjuk, berilah kesehatan kepadaku, dan berilah ampunan kepadaku.
Sekian artikel ini, kurang lebihnya mohon maaf. Wassalamualaikum wr wb.
Penulis: Raden Yudha Kusuma, S.E